Skip to main content

IKBIS Annisa

Tingkatkan Daya Saing Pasca-Pandemi, Dosen IKBIS Annisa Berdayakan UMKM Desa Puspasari Lewat Literasi Digital dan Pelayanan Prima

BOGOR, 3 JULI 2026 – Dalam upaya mendorong penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa, tim dosen peneliti dari Institut Kesehatan dan Bisnis Annisa (IKBIS Annisa) sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian dan pengambilan data lapangan program Penelitian Dosen Pemula (PDP) yang didanai oleh Hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek RI Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan penelitian yang berfokus pada ranah Sains dan Teknologi (Saintek) ini mengangkat judul “Efektivitas Pemberdayaan UMKM Berbasis Pelayanan Prima, Promosi, dan Literasi Digital Terhadap Kinerja UMKM”. Acara dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026, bertempat di Aula Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berdomisili di wilayah Desa Puspasari. Kehadiran para pelaku usaha lokal ini mencerminkan antusiasme yang tinggi untuk bertransformasi ke arah ekosistem digital demi mendongkrak performa bisnis mereka.

Tim peneliti dalam program hibah nasional ini diketuai oleh Wahyu Budi Setiawati, dengan beranggotakan Bayu Purnama Putra dan Yosep Hendri Gumilang.

Ketua Peneliti, Wahyu Budi Setiawati, menjelaskan bahwa riset ini dirancang untuk mengukur seberapa besar dampak intervensi tiga pilar utama—yaitu penerapan standar pelayanan prima (excellent service), strategi promosi yang terukur, dan penguasaan literasi digital—terhadap peningkatan kinerja serta omzet UMKM di pedesaan.

“UMKM di tingkat desa memiliki potensi luar biasa, namun seringkali terkendala oleh keterbatasan akses teknologi dan manajemen pelayanan. Melalui skema hibah DRTPM 2026 ini, kami hadir untuk memberikan formulasi strategi dan pendampingan agar produk lokal Desa Puspasari tidak hanya jago kandang, tetapi mampu bersaing di pasar digital yang lebih luas,” ujar Wahyu Budi Setiawati di sela-sela kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, para pelaku UMKM dibekali dengan materi interaktif mengenai cara mengoptimalkan media sosial dan marketplace sebagai alat promosi digital, cara membangun loyalitas pelanggan melalui pelayanan prima, serta pentingnya pencatatan keuangan berbasis digital.

Anggota Peneliti, Bayu Purnama Putra, menambahkan bahwa adaptasi teknologi mutlak diperlukan oleh UMKM saat ini. “Literasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendasar. Kami berharap melalui luaran penelitian ini, lahir sebuah model pemberdayaan yang berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Pihak perangkat Desa Puspasari beserta para pelaku UMKM yang hadir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim peneliti IKBIS Annisa dan Kemendikbudristek atas dipilihnya desa mereka sebagai lokus penelitian. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik sinergi yang lebih erat antara akademisi dan masyarakat dalam memajukan perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *